Senin, 26 Februari 2018

9 Momen Orang Selamat dari Malapetaka Ini Bikin Merinding Disko

  infoinfo       Senin, 26 Februari 2018







10 Momen orang selamat dari malapetaka ini bikin merinding disko

Jadi pelajaran berharga selamat dari malapetaka.

     hidup itu atau bahkan menakutkan. Untuk yang kedua ini, membutuhkan kehatian-hatian manusia dalam bertindak dan bertutur kata.

      Hal malapetaka yang tentu tak diinginkan siapa pun. Namun terkadang sekeras apa pun upaya, takdir Tuhan berkata lain seseorang terkena musibah.

     Di sisi lain, orang akan sangat bersyukur bila berhasil lolos dari musibah. Keajaiban selalu ada dan datangnya tak terduga. Momen ini menjadikan orang tersebut lebih berhati-hati, bersyukur, dan menghargai hidup.

Nah, berikut ini  kutip dari Thisblowmymind, Selasa (20/2), deretan peristiwa yang menjadi bukti bahwa keberuntungan selamat dari bahaya itu benar-benar ada. Seperti apa? Simak 10 fotonya di bawah ini, Sobat

1. Seorang kakek selamat dari tembakan saat Perang Dunia ke II. Sulit dipercaya saat tentara Jerman menembak si kakek, koin yang berada di saku sang kakek menahan peluru yang hendak menembus ke tubuhnya.












2. Duh, untung nggak menusuk sampai ke dalam.












3. Wanita ini sempat digigit hiu, namun sang hiu melepaskan gigitannya karena tidak suka dengan jenis daging dan tulang wanita tersebut.














4. Wow! Lihat cincin yang tidak jatuh ke dalam selokan dan jatuh tepat berada di atas penutup selokan itu.












5. Meninggalkan kamera di bumper mobil dan sudah berjalan sekitar 20 menit yang lalu.












6. Longsor batu di Italia yang tidak menghantam rumah di dekatnya.












7. Seorang ibu memotret momen di saat sang anak terjatuh dan kemudian ditarik oleh ayahnya.

















8. Ini momen terperosok yang bahaya banget. Duh, jangan gerak ya.













9. Misil nyasar yang bisa saja 
meledakkan mobil yang sedang parkir.
logoblog

Thanks for reading 9 Momen Orang Selamat dari Malapetaka Ini Bikin Merinding Disko

Previous
« Prev Post

Tidak ada komentar:

Posting Komentar